Polres Kotabaru Gelar Gladi Pengamanan dan Pengendalian Massa Kesiapan Hadapi Situasi Kontigensi

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Polres Kotabaru melaksanakan gladi pengamanan dan Pengendalian massa dalam rangka kesiapan personil dan peralatan menghadapi situasi kontigensi. Kegiatan latihan ini digelar untuk memastikan personel memahami prosedur pengamanan dan mampu bersikap humanis namun tegas saat pelaksanaan pengamanan nantinya.

Latihan pengamanan ini dipimpin oleh Danton Dalmas Polres Kotabaru, IPDA Madya Hennry Sugiarto, dengan melibatkan sejumlah personel dari satuan pengendalian massa (Dalmas) yang disiapkan untuk mengamankan jalannya kegiatan peringatan Hari Buruh secara tertib dan kondusif.

Wakapolres Kotabaru, KOMPOL Agus Rusdi Sukandar, S.H., S.I.K., M.H., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota yang mengikuti gladi. Ia mengingatkan agar seluruh personel tetap semangat dan menjaga komitmen untuk tidak melakukan pelanggaran saat melakukan pengamanan.

“Terima kasih atas semangat rekan-rekan dalam latihan hari ini. Tetap semangat, dan ingat, jangan sampai ada yang melakukan pelanggaran saat pelaksanaan pengamanan nanti,” pesan Wakapolres.

Dengan dilaksanakannya gladi ini, Polres Kotabaru berharap pengamanan peringatan Hari Buruh dapat berjalan lancar, aman, dan tertib, serta masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan damai.

📸: Humas Polres Kotabaru




Warga Nelayan Ditemukan Meninggal Setelah 3 Hari Pencarian Akibat Tenggelam di Perairan Desa Tanjung Seloka

Polres Kotabaru Polda Kalsel _

**Warga Nelayan Ditemukan Meninggal Setelah 3 Hari Pencarian Akibat Tenggelam di Perairan Desa Tanjung Seloka**

*Kotabaru, 30 April 2025* – Seorang nelayan berinisial Kana (69) ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya pada hari Minggu (27/4) dilaporkan hilang di perairan Desa Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru. Jenazah korban ditemukan mengapung di perairan Desa Labuan Mas, sekitar 10 mil dari lokasi kejadian, pada Rabu (30/4/2025) sekitar pukul 02.00 WITA.

*Identitas Korban*
Korban bernama **Kana**, lahir di Sulawesi pada 17 Maret 1956. Pria beragama Islam ini bekerja sebagai nelayan dan berdomisili di Jalan H Kanda RT.009 RW.004, Desa Tanjung Seloka. Jenazahnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh warga sekitar sebelum dievakuasi oleh tim gabungan.

*Proses Penemuan*
Menurut laporan, penemuan korban berawal dari informasi yang disampaikan **Aladin** (30), warga Tanjung Seloka Utara, kepada **Abdur Rasyid** (52), Ketua RT setempat, melalui pesan WhatsApp. Aladin mendapatkan kabar dari **Canci** (40), seorang nelayan di Desa Labuan Mas, yang melihat jenazah korban mengapung di dekat bagan miliknya.

Tim gabungan yang terdiri dari **Polsek Pulau Laut Selatan, Sat Polairud Polres Kotabaru, Basarnas, dan BPBD** segera melakukan evakuasi melalui jalur laut. Proses evakuasi dimulai pukul 02.00 WITA, dan jenazah korban berhasil dibawa ke rumah duka sekitar pukul 05.00 WITA.

*Respons Keluarga dan Pihak Berwajib*
Keluarga korban telah mengonfirmasi identitas jenazah dan memilih untuk tidak melakukan visum atas meninggalnya Kana. Mereka menerima kejadian ini dengan ikhlas.

**Kapolsek Pulau Laut Selatan, IPTU Ramli Aziz**, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah standar, termasuk penerimaan laporan, pemeriksaan TKP, evakuasi, dan koordinasi dengan keluarga.

*Personil Terlibat*
Evakuasi melibatkan berbagai pihak, di antaranya:
– **Polsek Pulau Laut Selatan** (9 personel)
– **Sat Polairud Polres Kotabaru** (2 personel)
– **Basarnas Kotabaru** (4 personel)
– **BPBD Kotabaru** (6 personel)

Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga pesisir untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di laut. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kejadian serupa untuk mempermudah proses pencarian dan evakuasi.

*(Humas Polres Kotabaru)*




Perkuat Sinergi: Sat Binmas Polres Kotabaru Silaturahmi Dengan Ketua PCNU Kab. Kotabaru

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kasat Binmas Polres Kotabaru IPTU Mujiyanto didampingi dua anggotanya melakukan silaturahmi dengan Ketua PCNU Kab. Kotabaru yang baru terpilih, **Dr. Nur Zazin, MA**.

🔹 **Tujuan Kegiatan:**
✔️ Sinergi dengan tokoh agama dalam menjaga Kamtibmas
✔️ Sosialisasi layanan pengaduan masyarakat (Call Center Polri 110)
✔️ Memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat

📍 **Lokasi:** Kantor Kemenag Kotabaru
⏰ **Waktu:** Selasa, 29 April 2025

💬 *”Kolaborasi dengan semua elemen masyarakat penting untuk menciptakan Kotabaru yang aman dan nyaman.”* – Kasat Binmas Polres Kotabaru

#PolriPeduli #SatBinmasKotabaru #Kamtibmas #PCNUKotabaru #PolisiMelayani

📸 *Humas Polres Kotabaru*




Pencarian Hari Ketiga Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Seloka Terus Dilanjutkan

Polres KotabaruPolda Kalsel – Upaya pencarian terhadap Kana (69), nelayan yang diduga tenggelam di perairan Desa Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, memasuki hari ketiga pada Selasa (29/4/2025).

Pagi tadi sekitar pukul 08.30 WITA, bertempat di kawasan Nyiur Melambai Desa Tanjung Seloka, dilaksanakan apel persiapan pencarian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pulau Laut Selatan IPTU Ramli Aziz. Apel juga dihadiri Korlap Basarnas Kotabaru Herry Safitri, Kasi Kedaruratan BPBD Kotabaru M. Fahmi, S.H., Kasi Pemerintahan Pulau Laut Selatan Mansjur, S.E., serta Kades Tanjung Seloka Joko Malis.

Personel yang terlibat dalam apel dan pencarian di antaranya anggota Polsek Pulau Laut Selatan, Pospol Air Tanjung Selayar, Pos AL Tanjung Selayar, Koramil Pulau Laut Selatan, Basarnas Kotabaru, BPBD Kotabaru, dan masyarakat setempat.

Dalam arahannya, IPTU Ramli Aziz mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh tim gabungan serta menekankan pentingnya keselamatan personel, dengan mengingatkan agar selalu menggunakan life jacket selama proses pencarian. Koordinasi teknis pencarian disampaikan oleh Basarnas, yang membagi tim pencari menjadi dua kelompok untuk menyisir perairan dan pesisir menggunakan perahu kecil, dengan tetap memperhatikan prosedur keselamatan.

Pencarian dilakukan di sekitar titik koordinat S 03°53’26.8” E 116°19’45.8”, lokasi ditemukannya perahu korban. Tim di lapangan juga dibekali alat komunikasi seperti radio dan ponsel guna memudahkan koordinasi selama operasi berlangsung.

Kapolsek Pulau Laut Selatan, IPTU Ramli Aziz, menyampaikan bahwa seluruh tim terus berupaya maksimal dan perkembangan situasi akan dilaporkan secara berkala. Pihak keluarga dan warga berharap korban dapat segera ditemukan.

📸: Humas Polres Kotabaru




Persiapkan Panen Raya Serentak Tahap 2: Sinergi Nasional untuk Keberlanjutan Swasembada Jagung 2025

*Jakarta, 28 Mei 2025*-Ketua Satgas Ketahanan Pangan POLRI

Komjen Pol. Dedi Prasetyo selaku Ketua Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan menginstruksikan jajarannya untuk mempersiapkan Panen Raya Serentak Tahap 2 yang akan dilaksanakan pada akhir Mei hingga awal Juni 2025. “Panen ini tidak hanya di lahan binaan POLRI, tetapi juga di lahan jagung milik swasta dan masyarakat yang siap panen dalam waktu bersamaan. Ini adalah momentum untuk memperkuat kolaborasi nasional menuju ketahanan pangan berkelanjutan,dan kesejahteraan petani dengan menjaga HPP sesuai ketentuan Bapanas”tegas Dedi saat memimpin rapat anev satgas ketahanan pangan.

Ketua Gugus Tugas merilis data sejalan dengan survey BPS bahwa Produksi Januari-Maret 2025: Meningkat signifikan dibanding periode sama tahun 2024. Target 2025: Tambahan produksi 4 juta ton jagung.

Langkah Strategis Persiapan Panen Raya Tahap 2 diantaranya :
1. **Pendataan Luas Lahan dan Potensi Hasil Panen**
– **Total Lahan yang Akan Dipanen:** 232.193,97 Ha
– **Monokultur:**
• Mei 2025: 185.690,41 Ha
• Juni 2025: 224,43 Ha
– **Tumpang Sari:**
• Mei 2025: 46.164,63 Ha
• Juni 2025: 114,50 Ha

2. **Koordinasi Penyerapan Jagung Sesuai HPP**
– POLRI menginstruksikan koordinasi intensif dengan Pemda dan Perum BULOG di tingkat kabupaten/kota serta provinsi untuk:
• Menjamin penyerapan jagung petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp5.500/kg.
• Mengidentifikasi dan menyelesaikan kendala distribusi, termasuk pembangunan gudang dan *cold storage* di desa sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

3. **Pengawasan Ketat Harga Jagung di Tingkat Petani**
Satgas Pangan diperintahkan untuk:
– **a.** Mengidentifikasi praktik spekulasi dan penguasaan pasar oleh tengkulak yang berpotensi menurunkan harga.
– **b.** Melakukan pengendalian hukum terhadap pelanggaran pasar yang merugikan petani.
– **c.** Melaksanakan pengawasan rutin di lapangan untuk memastikan HPP Rp5.500/kg tetap terjaga.

4. **Sosialisasi dan Fasilitasi Petani**
– Satgas Pangan akan memperkuat sosialisasi HPP jagung kepada petani.
– Bertindak sebagai fasilitator penghubung antara petani dengan BULOG untuk memastikan penyerapan hasil panen tepat waktu.

Ketua Gugus Tugas Polri Ketahanan Pangan kembali mengingatkan Peran POLRI: Sebagai penggerak, perekat sumber daya, dan penjaga kedaulatan pangan, bukan sebagai petani, pemodal, atau pelaksana teknis.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur logistik seperti gudang dan *cold storage* di pedesaan untuk memperkuat ketahanan pangan. “POLRI dan TNI hadir sebagai penggerak logistik dengan kecepatan eksekusi di lapangan. Ini bukan hanya tentang panen, tetapi juga menjamin ketersediaan pangan saat krisis global,”ujar Komjen Dedi.




Polri Dukung Ketahanan Pangan, Produksi Jagung Indonesia Meningkat pada Triwulan pertama 2025

Jakarta, 28 April 2025 – Indonesia mencatatkan lonjakan produksi jagung yang signifikan pada triwulan pertama tahun 2025. Berdasarkan hasil survei KSA Jagung Februari 2025 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan April 2025, produksi jagung tongkol kering panen (JTKP) tercatat mencapai 9.032.262 ton, meningkat 48,47% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 6.083.506 ton. Meskipun angka tersebut masih bersifat angka sementara, data ini menunjukkan potensi peningkatan yang lebih besar lagi dalam beberapa bulan mendatang.

Kenaikan produksi jagung ini tidak terlepas dari upaya bersama antara jajaran Polri, pemerintah, kelompok tani, KWT (Kelompok Wanita Tani) dan sektor swasta. Polri, melalui Gugus Tugas Mendukung Ketahanan Pangan, telah aktif menggerakkan masyarakat dan kelompok tani untuk menanam jagung, melalui program yang terintegrasi dengan berbagai pihak terkait. Polri mengawal Perum Bulog untuk menyerap Hasil produksi jagung petani dengan Harga yang sudah ditetapkan Badan Pangan Nasional seharga Rp 5.500,00 rupiah per kilogram di tingkat petani.

Dalam kegiatan analisis dan evaluasi (Anev) yang dilaksanakan pada hari Senin, 28 April 2025, secara daring dan luring dipimpin langsung oleh As SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, As Logistik Kapolri Irjen Suwondo Nainggolan, Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Edy Murbowo dan Wakaposko Gugus Tugas merangkap Karobinkar SSDM Polri Brigjen Pol. Langgeng Purnomo. Secara daring, dihadiri gugus tugas Polri pada tingkat Polda oleh seluruh Wakapolda, Karo SDM, Dirbinmas, Dansat Brimob dan pada tingkat Polres dipimpin langsung oleh para Kapolres yang hadir seluruh Indonesia.

Kapolri melalui Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM) Kapolri, Irjen Pol. Anwar, memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri, mulai dari Mabes Polri hingga Polsek yang telah berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan jagung.

“Bapak Kapolri mengucapkan terima kasih atas kerja keras Gugus Tugas Polri dari Mabes hingga Polsek, jika setiap tiga bulan ada kenaikan produksi 2 hingga 3 ton dibandingkan tahun lalu, maka Indonesia bisa mencapai swasembada jagung pada tahun 2025 dan mengurangi ketergantungan pada impor jagung,” ujar Irjen Pol. Anwar.

Kapolri melalui As SDM Kapolri mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas kepercayaan yang diberikan kepada Polri untuk menjadi mitra dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kementan tetap menjadi Leading Sector dalam pelaksanaan tugas mencapai ketahanan pangan, Polri berperan sebagai penggerak dan menjadi perekat sumber daya organisasi nasional. Kerja sama antara pemerintah, swasta, akademisi dan masyarakat dalam upaya meningkatkan produksi pangan menunjukkan hasil yang menggembirakan.

“Peningkatan produksi jagung pada triwulan pertama tahun 2025 merupakan hasil kolaborasi dari banyak pihak, dan kami akan terus mengoptimalkan sinergi ini untuk ketahanan pangan nasional,” Jelas Irjen Pol. Anwar.

Lonjakan produksi tahun ini berdampak pada ketersediaan gudang, Pada Rapat Anev Kali ini, Asisten Logistik Kapolri Irjen Suwondo Nainggolan mengungkapkan bahwa Polri telah diminta oleh Presiden Republik Indonesia untuk membantu menanggulangi kekurangan gudang penyimpanan akibat lonjakan hasil panen.

“Peningkatan panen tahun ini berdampak kepada ketersediaan gudang penyimpangan Bulog. Melaksanakan perintah Presiden Prabowo Subianto, Polri melalui Slog bersama Perum Bulog akan memanfaatkan gudang Polri sebagai gudang sementara untuk menampung hasil panen jagung, sementara itu kami juga sedang merencanakan pembangunan gudang jangka panjang di tanah Polri di seluruh Indonesia,” Ujar Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Mantan Kapolda DIY yang sekarang menjabat Aslog Kapolri.




Nelayan Diduga Tenggelam di Perairan Tanjung Seloka, Polsek Pulau Laut Selatan dan Tim Gabungan Lakukan Upaya Pencaria

Kotabaru – Seorang nelayan berusia 69 tahun dilaporkan hilang diduga tenggelam di perairan Desa Tanjung Seloka, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kotabaru, pada Minggu (27/4/2025). Korban, bernama Kana, diketahui berangkat melaut seorang diri namun tidak kembali hingga perahunya ditemukan dalam keadaan kosong.

Kronologi Kejadian:

Menurut keterangan saksi mata, Kadu (50), warga setempat, korban terakhir terlihat berangkat melaut menggunakan perahu ketinting berwarna putih sekitar pukul 05.30 WITA. Sekitar pukul 08.00 WITA, saksi melihat perahu korban terombang-ambing di tengah badai. Setelah kondisi laut tenang, perahu ditemukan dalam keadaan kosong, diduga korban terjatuh dan tenggelam.

Upaya Pencarian:

Petugas gabungan dari Polsek Pulau Laut Selatan, warga setempat, Pospol Air Tanjung Selayar, Pos AL Tanjung Selayar, dan Basarnas Kotabaru segera melakukan operasi pencarian di lokasi kejadian dengan koordinat S 03°53’26.8” E 116°19’45.8”.

Kapolsek Pulau Laut Selatan, IPTU Ramli Aziz, menyatakan bahwa pencarian masih berlangsung.

“Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menemukan korban secepat mungkin,” ujarnya.

Identitas Korban:

  • Nama: Kana
  • Umur: 69 tahun
  • Pekerjaan: Nelayan
  • Alamat: Jalan H. Kanda RT.009 RW.004, Desa Tanjung Seloka

Pihak keluarga dan warga setempat berharap korban dapat segera ditemukan. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melaut, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.

(Humas Polres Kotabaru)




Seorang Pria di Desa Stagen Ditemukan Tewas di Bengkel Rumahnya: Polisi Lakukan Pendalaman

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Suasana mendadak gaduh terjadi di Desa Stagen, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Minggu (27/4). Keributan itu bermula dari penemuan seorang pria tewas di dalam bengkel sekaligus rumah korban.

Lokasi kejadian berada di kawasan Jalan Raya Stagen, Km 9 RT 8. Korban yang berinisial LCW (58) diketahui merupakan warga setempat. Menurut keterangan warga, saat kejadian, istri korban sedang berada di Bandung.

Kapolres Kotabaru AKBP Doli M Tanjung, melalui Kasatreskrim AKP M Taufan Maulana, membenarkan adanya temuan mayat tersebut. Namun, pihak kepolisian belum dapat memberikan keterangan detail karena masih melakukan pendalaman.

Korban telah dievakuasi ke RSUD Pangeran Jaya Sumitra untuk menjalani autopsi guna menentukan penyebab kematiannya.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga, yang kemudian melaporkannya kepada pihak berwajib. Usai penemuan mayat, petugas langsung memasang garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini.

(Humas Polres Kotabaru).




Bhabinkamtibmas Desa Mandala Motivasi Warga untuk Swasembada Pangan dengan Budidaya Cabai

Polres Kotabaru Polda Kalsel _ Bhabinkamtibmas Desa Mandala, Brigpol Linut Handoyo, giat mendorong masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan kosong. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (27/4/2025) di kebun cabai milik Heny Purwati, warga RT 08 RW 03, Desa Mandala, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru.

Dalam kunjungannya, Brigpol Linut memantau langsung budidaya cabai seluas 5×6 meter yang dikelola Heny Purwati, seorang ibu rumah tangga. Tanaman cabai tersebut menggunakan pupuk alami seperti garam kasar dan pupuk kandang, menunjukkan komitmen pertanian ramah lingkungan.

*”Ini contoh nyata bahwa lahan terbatas bisa produktif jika dikelola dengan baik. Kami ingin masyarakat mandiri pangan dan memanfaatkan pekarangan kosong,”* ujar Brigpol Linut.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan swasembada pangan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara Polri dan warga. Kapolsek Kelumpang Hilir, Iptu M. Rifani, menegaskan pentingnya kolaborasi untuk ketahanan pangan yang berkelanjutan.

*”Polri siap mendukung inisiatif warga. Jika ada kendala, kami harap masyarakat berkoordinasi dengan petugas,”* pesannya.

Heny Purwati mengaku senang dengan pendampingan Bhabinkamtibmas. *”Saya merasa didukung dan lebih semangat berkebun. Kehadiran Bapak Polisi juga memberi rasa aman,”* tuturnya.

Warga setempat berharap kegiatan serupa terus dilakukan untuk memotivasi lebih banyak orang memanfaatkan lahan kosong demi ketahanan pangan keluarga.

(Humas Polres Kotabaru )

#swasembadapangan #ketahananpangan #polrimendukungketahananpangan #polisicintapetani #Kotabaru #kalsel




Dialog Publik Div Humas Polri di Polda Kalsel Angkat Tema “Pemuda Tangguh Menyongsong Indonesia Emas 2045

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Divisi Humas Polri menggelar Dialog Publik di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun Anggaran 2025 dengan mengusung tema “Pemuda Tangguh Menyongsong Indonesia Emas” yang berlangsung di Hotel Novotel Banjarbaru, Jumat (25/4/2025).

Dialog ini bertujuan untuk memperkuat sinergi internal Polri sekaligus membangun kesadaran kolektif dalam menghadapi tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam amanat Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang dibacakan Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Kelana Jaya, S.I.K., M.H. menerangkan bahwa dialog publik ini bukan sekadar forum biasa, tetapi merupakan ruang strategis untuk bertukar gagasan, menumbuhkan kesadaran, serta memperkuat komitmen kita, terutama komitmen generasi muda sebagai aktor utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Kita tengah berada di ambang sejarah besar bangsa. Tahun 2045 akan menjadi penanda satu abad Kemerdekaan Indonesia. Pada saat itu, bangsa kita diharapkan telah bertransformasi menjadi negara maju, berdaulat, dan berdaya saing global, dengan kualitas hidup masyarakat yang tinggi dan inklusif,” tuturnya.

Beliau mengatakan, Indonesia dengan jumlah penduduk mencapai 284,4 juta jiwa dan menjadi negara dengan populasi keempat terbesar di dunia, ini adalah potensi demografi luar biasa yang, jika dikelola dengan baik, akan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara besar yang disegani di dunia internasional.

Menurut Kapolda Kalsel, pemuda-pemudi Indonesia saat ini bukan sekadar kelompok usia. Mereka adalah pilar transformatif, penggerak inovasi, dan katalisator perubahan sosial. “Sejarah mencatat, bahwa di momen-momen penting bangsa ini, pemuda selalu ada di baris terdepan baik saat Sumpah Pemuda 1928, Kemerdekaan 1945, hingga Reformasi 1998. Kontribusi pemuda selalu hadir dalam momen krusial perjalanan bangsa ini,” pungkasnya.

“Kita ingin membentuk pemuda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, etos moral, dan komitmen kebangsaan. Serta pemuda yang tangguh secara karakter, terampil dalam keterampilan abad 21, dan siap menjadi agent of change mulai dari lingkungan tempat tinggal, sekolah, komunitas, hingga di pentas nasional dan internasional,” ucap Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha.

Sementara itu Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menyampaikan Dialog Publik merupakan kegiatan kepolisian yang merupakan pendekatan, komunikatif dan menyerap apa yang menjadi persoalan, permasalahan kemudian mencari suatu solusi dan menghasilkan rekomendasi hasil dari dialog publik yang kemudian menjadi sistemik secara bersama-sama kolaboratif menyelesaikan permasalahan khususnya diwilayah.

“Kehadiran para Pakar, Akademisi, Praktisi, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam Dialog Publik ini sebagai bentuk kepedulian yang dapat mengangkat para pemuda-pemudi Kalimantan Selatan mempersiapkan diri untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 mendatang,” terang Karo Penmas.

Beliau menuturkan, kegiatan ini ada proses interalisasi memahami diri, perlunya dilakukan dialog publik, kemudian perlu intensifikasi. Intensifikasi adalah acara yang berkesinambungan. Hal itu, tidak terlepas dari berkolaborasi.

Lebih lanjut, dikatakan Karo Penmas, menghadapi Era VUCA diperlukan adaptasi, persoalan sebegitu dinamis, kebudayaan yang tidak hanya statis namun juga dinamis yang perlu dilestarikan dan merupakan wujud kedaulatan bangsa dan negara.

Menurutnya, pemuda adalah bagian dari aset bangsa, dan mari kita lihat Gen Z dan milenial hampir diatas 50%, adalah bagian yang perlu kita berikan wawasan, karena kedepannya mereka lah yang menjadi ekstavet/penerus bagaimana bangsa ini menjadi besar dan kuat berdasarkan bagaimana mengelola anak muda ini menjadi berwawasan positif, membangun, inovatif, kreatif, dan tentunya menghadapi media sosial.

Selain itu, bagaimana anak muda ini menjaga dan melestarikan budaya maupun adat sehingga beradab tentunya dengan berbasis agama.

Karo Penmas berharap para pemuda-pemudi saat ini perlu menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter, dimulai dengan memahami diri, mampu mengembangkan diri, orang lain dan lingkungan sekitarnya, serta mampu menciptakan suatu prestasi kreativitas yang membawa nama daerah, bangsa dan negara yang mendasari pada wawasan yang diberikan oleh kita semua literasi-literasi sebagai amanah Undang-Undang Dasar yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dialog Publik ini dihadiri oleh Karo Penmas Div Humas Polri, Dir Resnarkoba Polda Kalsel, Kabid Humas Polda Kalsel, Kabag Mitra Ro Penmas Div Humas Polri, Kasubbag Penum Ro Penmas Div Humas Polri, Pejabat Utama Polda Kalsel, Wakapolresta Banjarmasin, Kapolres Banjarbaru dan Kapolres Banjar.

Selain itu kegiatan ini juga menghadirkan Moderator Adetya Nor Rizkyka, M.Pd., dan para Narasumber yakni Dr. Silvia Kristanti T F, M.PSi., Prof. Dr. Taufik Arbain, S. Sos., M.Si, dan Dr. Nekat Erlyani, S.Psi., M.Psi., para pelajar, mahasiswa, tokoh agama dan tokoh masyarakat.