Lewat Rakernis, Humas Polri Dorong Transformasi Digital dan Peningkatan Kepercayaan Publik

Jakarta – Divisi Humas Polri menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) 2025 hari kedua di Gedung Serbaguna Akpol Semarang, Rabu (7/5). Acara ini menjadi forum strategis bagi jajaran Humas Polri untuk memperkuat peran komunikasi publik dalam menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Rakernis tahun ini mengusung tema Melalui Optimalisasi Manajemen Media, Divhumas Polri Siap Mendukung Kebijakan Kapolri dalam rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Menuju Indonesia Emas 2045.”

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) kehumasan, pemanfaatan teknologi digital, serta respons cepat dalam menangani isu-isu strategis.

“Humas Polri harus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga dan memperkuat kepercayaan publik. Kita tidak hanya dituntut untuk menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan bahwa pesan yang kita sampaikan dipahami dan diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujar Irjen Sandi dalam sambutannya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara Humas Polri dengan media massa, komunitas, serta pemangku kepentingan lainnya. Menurutnya, sinergi yang kuat akan memperkuat ekosistem komunikasi publik yang sehat dan kredibel.

“Kepercayaan publik terhadap Polri mengalami tren positif. Data menunjukkan tingkat kepercayaan mencapai 70%, tetapi kita tidak boleh berpuas diri. Masih ada catatan penting, terutama dalam hal pelayanan publik dan keterlibatan masyarakat. Ini menjadi PR bagi kita semua,” tambahnya.

Dalam Rakernis ini, Divisi Humas Polri juga melakukan evaluasi terhadap efektivitas berbagai kanal komunikasi resmi Polri, seperti Tribrata News, TV Polri, media sosial, dan website pengaduan masyarakat. Hasil survei menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat terhadap kanal-kanal ini masih perlu ditingkatkan.

“Bagaimana masyarakat bisa percaya dan memanfaatkan layanan kita jika mereka tidak tahu keberadaannya? Ini tugas kita semua untuk memastikan kanal komunikasi Polri dikenal dan dimanfaatkan secara maksimal,” tegas Irjen Sandi.

Sebagai langkah konkret, Divisi Humas Polri akan memperkuat program edukasi dan pelatihan bagi jajaran kehumasan di tingkat Polda dan Polres. Selain itu, optimalisasi penggunaan teknologi digital, termasuk pemantauan isu melalui media monitoring, akan terus ditingkatkan.

Rakernis ini juga menjadi ajang apresiasi bagi jajaran Humas Polda yang aktif dalam publikasi informasi kepolisian. Beberapa Polda yang dinilai unggul dalam strategi komunikasi publik diberikan penghargaan sebagai bentuk motivasi untuk meningkatkan kinerja kehumasan di seluruh Indonesia.

Melalui Rakernis 2025, Humas Polri menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan strategi komunikasi yang lebih presisi, Polri berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan di tengah tantangan yang terus berkembang.




Sat Samapta Polres Kotabaru Latihan Bela Diri dengan Tongkat T untuk Tingkatkan Kemampuan Operasional

Polres Kotabaru Polda Kalsel _ Sejumlah anggota Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Kotabaru melaksanakan latihan peningkatan kemampuan bela diri menggunakan tongkat Polri atau tongkat T. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Polres Kotabaru pada Rabu (7/5/24) pagi.

Latihan ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Kotabaru, AKP Pebe Supriadi, didampingi Ps. Kanit Pam Obvit Sat Samapta, Aiptu Joni Damanik, dan diikuti seluruh personel Sat Samapta setempat. Materi yang dilatihkan meliputi *drill* tongkat sebagai alat penangkis, pemukul, serta rangkaian gerak *drill* tongkat Polri.

Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K., melalui Kasat Samapta menyatakan bahwa latihan ini berfokus pada penguasaan tongkat T dalam berbagai situasi, termasuk teknik memegang, pengamanan diri, dan serangan terukur. “Tujuannya meningkatkan kemampuan dan ketangkasan personel saat bertugas, sekaligus memperdalam pemahaman fungsi tongkat T,” ujarnya.

AKP Pebe Supriadi menambahkan, meski materi bela diri tongkat T telah diajarkan di lembaga pendidikan, latihan rutin tetap diperlukan untuk mempertajam refleks dan membentuk fisik yang kuat. “Ini juga untuk menguatkan dasar-dasar bela diri guna menunjang tugas di lapangan,” jelasnya.

Tongkat T, sebagai perlengkapan standar Polri, harus dikuasai setiap personel. “Latihan ini penting agar anggota semakin terampil menggunakannya, baik untuk pertahanan diri maupun mengantisipasi tindak kriminal,” tegas AKP Pebe.

Diharapkan, melalui latihan ini, seluruh personel Sat Samapta Polres Kotabaru mampu mengaplikasikan teknik tongkat T secara proporsional. “Artinya, respon yang diberikan harus seimbang dengan ancaman yang dihadapi,” pungkasnya.

*(Humas Polres Kotabaru)*




Polres Kotabaru Gelar Pemeriksaan Kesehatan Berkala Tahun 2025

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Polres Kotabaru melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Berkala tahun 2025 pada Selasa, 6 Mei 2025 pukul 08.00 Wita bertempat di Klinik Wicaksana Laghawa Polres Kotabaru. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin dalam rangka menjaga kesehatan dan kebugaran personel Polri agar tetap optimal dalam menjalankan tugas.

Kegiatan diikuti oleh Wakapolres Kotabaru KOMPOL Agus Rusdi Sukandar, SH.SIK.MH., para pejabat utama Polres Kotabaru dan segenap anggota Polres Kotabaru dan Polsek jajaran.

Pemeriksaan dilakukan oleh tim kesehatan dari Biddokkes Polda Kalimantan Selatan dan berlangsung dengan tertib serta lancar. Rangkaian pemeriksaan yang dilaksanakan meliputi administrasi, pemeriksaan laboratorium (darah dan urine), pemeriksaan EKG (jantung), rontgen thorax, pemeriksaan gigi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan visus mata, hingga pemeriksaan treadmill.

Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung, S.I.K diwakili oleh Kasi Humas Polres Kotabaru IPTU Agus Riyanto menjelaskan, Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan personel secara menyeluruh, sekaligus sebagai langkah preventif terhadap potensi gangguan kesehatan yang dapat menghambat pelaksanaan tugas.

“Dengan adanya rikkes berkala ini, diharapkan personel Polres Kotabaru senantiasa dalam kondisi prima dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.” Pungkas Kasi Humas.

📸: Humas Polres Kotabaru




Polres Kotabaru Gelar Gladi Pengamanan dan Pengendalian Massa Kesiapan Hadapi Situasi Kontigensi

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Polres Kotabaru melaksanakan gladi pengamanan dan Pengendalian massa dalam rangka kesiapan personil dan peralatan menghadapi situasi kontigensi. Kegiatan latihan ini digelar untuk memastikan personel memahami prosedur pengamanan dan mampu bersikap humanis namun tegas saat pelaksanaan pengamanan nantinya.

Latihan pengamanan ini dipimpin oleh Danton Dalmas Polres Kotabaru, IPDA Madya Hennry Sugiarto, dengan melibatkan sejumlah personel dari satuan pengendalian massa (Dalmas) yang disiapkan untuk mengamankan jalannya kegiatan peringatan Hari Buruh secara tertib dan kondusif.

Wakapolres Kotabaru, KOMPOL Agus Rusdi Sukandar, S.H., S.I.K., M.H., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota yang mengikuti gladi. Ia mengingatkan agar seluruh personel tetap semangat dan menjaga komitmen untuk tidak melakukan pelanggaran saat melakukan pengamanan.

“Terima kasih atas semangat rekan-rekan dalam latihan hari ini. Tetap semangat, dan ingat, jangan sampai ada yang melakukan pelanggaran saat pelaksanaan pengamanan nanti,” pesan Wakapolres.

Dengan dilaksanakannya gladi ini, Polres Kotabaru berharap pengamanan peringatan Hari Buruh dapat berjalan lancar, aman, dan tertib, serta masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan damai.

📸: Humas Polres Kotabaru




Polri Dukung Ketahanan Pangan, Produksi Jagung Indonesia Meningkat pada Triwulan pertama 2025

Jakarta, 28 April 2025 – Indonesia mencatatkan lonjakan produksi jagung yang signifikan pada triwulan pertama tahun 2025. Berdasarkan hasil survei KSA Jagung Februari 2025 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan April 2025, produksi jagung tongkol kering panen (JTKP) tercatat mencapai 9.032.262 ton, meningkat 48,47% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 6.083.506 ton. Meskipun angka tersebut masih bersifat angka sementara, data ini menunjukkan potensi peningkatan yang lebih besar lagi dalam beberapa bulan mendatang.

Kenaikan produksi jagung ini tidak terlepas dari upaya bersama antara jajaran Polri, pemerintah, kelompok tani, KWT (Kelompok Wanita Tani) dan sektor swasta. Polri, melalui Gugus Tugas Mendukung Ketahanan Pangan, telah aktif menggerakkan masyarakat dan kelompok tani untuk menanam jagung, melalui program yang terintegrasi dengan berbagai pihak terkait. Polri mengawal Perum Bulog untuk menyerap Hasil produksi jagung petani dengan Harga yang sudah ditetapkan Badan Pangan Nasional seharga Rp 5.500,00 rupiah per kilogram di tingkat petani.

Dalam kegiatan analisis dan evaluasi (Anev) yang dilaksanakan pada hari Senin, 28 April 2025, secara daring dan luring dipimpin langsung oleh As SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar, As Logistik Kapolri Irjen Suwondo Nainggolan, Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Edy Murbowo dan Wakaposko Gugus Tugas merangkap Karobinkar SSDM Polri Brigjen Pol. Langgeng Purnomo. Secara daring, dihadiri gugus tugas Polri pada tingkat Polda oleh seluruh Wakapolda, Karo SDM, Dirbinmas, Dansat Brimob dan pada tingkat Polres dipimpin langsung oleh para Kapolres yang hadir seluruh Indonesia.

Kapolri melalui Asisten Sumber Daya Manusia (As SDM) Kapolri, Irjen Pol. Anwar, memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri, mulai dari Mabes Polri hingga Polsek yang telah berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan jagung.

“Bapak Kapolri mengucapkan terima kasih atas kerja keras Gugus Tugas Polri dari Mabes hingga Polsek, jika setiap tiga bulan ada kenaikan produksi 2 hingga 3 ton dibandingkan tahun lalu, maka Indonesia bisa mencapai swasembada jagung pada tahun 2025 dan mengurangi ketergantungan pada impor jagung,” ujar Irjen Pol. Anwar.

Kapolri melalui As SDM Kapolri mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas kepercayaan yang diberikan kepada Polri untuk menjadi mitra dalam mewujudkan ketahanan pangan. Kementan tetap menjadi Leading Sector dalam pelaksanaan tugas mencapai ketahanan pangan, Polri berperan sebagai penggerak dan menjadi perekat sumber daya organisasi nasional. Kerja sama antara pemerintah, swasta, akademisi dan masyarakat dalam upaya meningkatkan produksi pangan menunjukkan hasil yang menggembirakan.

“Peningkatan produksi jagung pada triwulan pertama tahun 2025 merupakan hasil kolaborasi dari banyak pihak, dan kami akan terus mengoptimalkan sinergi ini untuk ketahanan pangan nasional,” Jelas Irjen Pol. Anwar.

Lonjakan produksi tahun ini berdampak pada ketersediaan gudang, Pada Rapat Anev Kali ini, Asisten Logistik Kapolri Irjen Suwondo Nainggolan mengungkapkan bahwa Polri telah diminta oleh Presiden Republik Indonesia untuk membantu menanggulangi kekurangan gudang penyimpanan akibat lonjakan hasil panen.

“Peningkatan panen tahun ini berdampak kepada ketersediaan gudang penyimpangan Bulog. Melaksanakan perintah Presiden Prabowo Subianto, Polri melalui Slog bersama Perum Bulog akan memanfaatkan gudang Polri sebagai gudang sementara untuk menampung hasil panen jagung, sementara itu kami juga sedang merencanakan pembangunan gudang jangka panjang di tanah Polri di seluruh Indonesia,” Ujar Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Mantan Kapolda DIY yang sekarang menjabat Aslog Kapolri.




Dialog Publik Div Humas Polri di Polda Kalsel Angkat Tema “Pemuda Tangguh Menyongsong Indonesia Emas 2045

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Divisi Humas Polri menggelar Dialog Publik di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun Anggaran 2025 dengan mengusung tema “Pemuda Tangguh Menyongsong Indonesia Emas” yang berlangsung di Hotel Novotel Banjarbaru, Jumat (25/4/2025).

Dialog ini bertujuan untuk memperkuat sinergi internal Polri sekaligus membangun kesadaran kolektif dalam menghadapi tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, dalam amanat Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang dibacakan Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Kelana Jaya, S.I.K., M.H. menerangkan bahwa dialog publik ini bukan sekadar forum biasa, tetapi merupakan ruang strategis untuk bertukar gagasan, menumbuhkan kesadaran, serta memperkuat komitmen kita, terutama komitmen generasi muda sebagai aktor utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Kita tengah berada di ambang sejarah besar bangsa. Tahun 2045 akan menjadi penanda satu abad Kemerdekaan Indonesia. Pada saat itu, bangsa kita diharapkan telah bertransformasi menjadi negara maju, berdaulat, dan berdaya saing global, dengan kualitas hidup masyarakat yang tinggi dan inklusif,” tuturnya.

Beliau mengatakan, Indonesia dengan jumlah penduduk mencapai 284,4 juta jiwa dan menjadi negara dengan populasi keempat terbesar di dunia, ini adalah potensi demografi luar biasa yang, jika dikelola dengan baik, akan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara besar yang disegani di dunia internasional.

Menurut Kapolda Kalsel, pemuda-pemudi Indonesia saat ini bukan sekadar kelompok usia. Mereka adalah pilar transformatif, penggerak inovasi, dan katalisator perubahan sosial. “Sejarah mencatat, bahwa di momen-momen penting bangsa ini, pemuda selalu ada di baris terdepan baik saat Sumpah Pemuda 1928, Kemerdekaan 1945, hingga Reformasi 1998. Kontribusi pemuda selalu hadir dalam momen krusial perjalanan bangsa ini,” pungkasnya.

“Kita ingin membentuk pemuda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, etos moral, dan komitmen kebangsaan. Serta pemuda yang tangguh secara karakter, terampil dalam keterampilan abad 21, dan siap menjadi agent of change mulai dari lingkungan tempat tinggal, sekolah, komunitas, hingga di pentas nasional dan internasional,” ucap Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha.

Sementara itu Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menyampaikan Dialog Publik merupakan kegiatan kepolisian yang merupakan pendekatan, komunikatif dan menyerap apa yang menjadi persoalan, permasalahan kemudian mencari suatu solusi dan menghasilkan rekomendasi hasil dari dialog publik yang kemudian menjadi sistemik secara bersama-sama kolaboratif menyelesaikan permasalahan khususnya diwilayah.

“Kehadiran para Pakar, Akademisi, Praktisi, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam Dialog Publik ini sebagai bentuk kepedulian yang dapat mengangkat para pemuda-pemudi Kalimantan Selatan mempersiapkan diri untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 mendatang,” terang Karo Penmas.

Beliau menuturkan, kegiatan ini ada proses interalisasi memahami diri, perlunya dilakukan dialog publik, kemudian perlu intensifikasi. Intensifikasi adalah acara yang berkesinambungan. Hal itu, tidak terlepas dari berkolaborasi.

Lebih lanjut, dikatakan Karo Penmas, menghadapi Era VUCA diperlukan adaptasi, persoalan sebegitu dinamis, kebudayaan yang tidak hanya statis namun juga dinamis yang perlu dilestarikan dan merupakan wujud kedaulatan bangsa dan negara.

Menurutnya, pemuda adalah bagian dari aset bangsa, dan mari kita lihat Gen Z dan milenial hampir diatas 50%, adalah bagian yang perlu kita berikan wawasan, karena kedepannya mereka lah yang menjadi ekstavet/penerus bagaimana bangsa ini menjadi besar dan kuat berdasarkan bagaimana mengelola anak muda ini menjadi berwawasan positif, membangun, inovatif, kreatif, dan tentunya menghadapi media sosial.

Selain itu, bagaimana anak muda ini menjaga dan melestarikan budaya maupun adat sehingga beradab tentunya dengan berbasis agama.

Karo Penmas berharap para pemuda-pemudi saat ini perlu menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter, dimulai dengan memahami diri, mampu mengembangkan diri, orang lain dan lingkungan sekitarnya, serta mampu menciptakan suatu prestasi kreativitas yang membawa nama daerah, bangsa dan negara yang mendasari pada wawasan yang diberikan oleh kita semua literasi-literasi sebagai amanah Undang-Undang Dasar yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dialog Publik ini dihadiri oleh Karo Penmas Div Humas Polri, Dir Resnarkoba Polda Kalsel, Kabid Humas Polda Kalsel, Kabag Mitra Ro Penmas Div Humas Polri, Kasubbag Penum Ro Penmas Div Humas Polri, Pejabat Utama Polda Kalsel, Wakapolresta Banjarmasin, Kapolres Banjarbaru dan Kapolres Banjar.

Selain itu kegiatan ini juga menghadirkan Moderator Adetya Nor Rizkyka, M.Pd., dan para Narasumber yakni Dr. Silvia Kristanti T F, M.PSi., Prof. Dr. Taufik Arbain, S. Sos., M.Si, dan Dr. Nekat Erlyani, S.Psi., M.Psi., para pelajar, mahasiswa, tokoh agama dan tokoh masyarakat.




TK Kemala Bhayangkari 10 Polres Kotabaru Borong Prestasi di Ajang Lomba Se-Kalsel

Polres Kotabaru Polda Kalimantan selatan – TK Kemala Bhayangkari 10 Polres Kotabaru sukses mengharumkan nama daerah dengan memborong sejumlah prestasi dalam ajang lomba TK Kemala Bhayangkari se-Daerah Kalimantan Selatan yang digelar dalam rangka HUT YKB (Yayasan Kemala Bhayangkari) ke-45, Kamis (24/4/2025), di Mako Sat Brimob Polda Kalsel.

Dalam ajang bergengsi ini, TK Kemala Bhayangkari 10 Polres Kotabaru meraih Juara 1 Lomba Senam Anak Indonesia Sehat, Juara 1 Lomba Penilaian Sekolah, Juara 2 Lomba Fashion Show Anak, dan Juara Harapan 2 untuk Lomba Metode Guru Mengajar.

Prestasi gemilang ini tak lepas dari pembinaan dan dukungan yang diberikan oleh Ketua Bhayangkari Cabang Kotabaru, Ny. Nita Doli, yang secara aktif mendorong kemajuan sekolah serta memberikan motivasi kepada para guru dan siswa.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras dan kekompakan seluruh tim TK Kemala Bhayangkari 10, baik guru maupun anak-anak didik. Semoga prestasi ini bisa terus menjadi pemicu semangat untuk berprestasi di masa depan,” ujar Ny. Nita Doli.

Kegiatan ini menjadi ajang yang penuh semangat dan keceriaan, sekaligus mempererat silaturahmi antar TK Kemala Bhayangkari se-Kalsel. Selain sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan dedikasi, lomba ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT YKB ke-45.

(Humas Polres Kotabaru)




Primkoppol Polres Kotabaru Gelar RAT Tahun 2024, Catat SHU Rp 282 Juta dan Siap Hadapi Era Digital

Polres Kotabaru Polda Kalsel _

*Primkoppol Polres Kotabaru Gelar RAT Tahun 2024, Catat SHU Rp282 Juta dan Siap Hadapi Era Digital*

Kotabaru, 24 April 2025 – Primer Koperasi Kepolisian Resor Kotabaru (Primkoppol) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 di Aula Sanika Satyawada Polres Kotabaru, Kamis (24/4/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Menciptakan Koperasi yang Sehat, Berkualitas, di Era Digital Menuju Indonesia Emas” dan dihadiri oleh pimpinan Polres Kotabaru, pengurus koperasi, serta perwakilan Dinas Koperindag Kabupaten Kotabaru.

Wakapolres Kotabaru, Kompol Agus Rusdi Sukandar, S.H., S.I.K., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian Primkoppol yang berhasil mencatat Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp282.887.112 pada tahun 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya, mencerminkan pengelolaan yang profesional dan kepercayaan anggota.

“Kami berharap unit usaha Primkoppol terus berkembang, memberikan manfaat lebih besar bagi anggota dan masyarakat, serta berinovasi menghadapi tantangan digital,” ujar Wakapolres mewakili Kapolres yang berhalangan hadir.

Ketua Pengurus Primkoppol Kotabaru, AKP Pebe Supriyadi, S.E., menyampaikan laporan kinerja dan program kerja 2025 yang fokus pada:
1. Digitalisasi layanan untuk memudahkan transaksi anggota.
2. Diversifikasi usaha guna meningkatkan pendapatan koperasi.
3. Peningkatan kualitas SDM pengurus dan anggota melalui pelatihan.

Sekretaris Dinas Koperindag Kotabaru, Said Ahmad Jauhari, S.IP., M.Si., turut mendorong kolaborasi dengan pemda untuk penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.

Kegiatan berlangsung lancar sejak pukul 08.30 WITA hingga 10.00 WITA, diakhiri dengan pengundian doorprize.

#PolresKotabaru #Primkoppol #KoperasiPolri #KotabaruMaju

(Humas Polres Kotabaru).




Polsek Pulau Laut Utara Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Pangan Lestari

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden RI, khususnya di bidang ketahanan pangan, Polsek Harkamtibmas Pulau Laut Utara melaksanakan kegiatan perawatan tanaman di pekarangan pangan lestari. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 23 April 2025 pukul 10.00 WITA, sebagai bentuk nyata pengabdian polisi kepada masyarakat sekaligus menggerakkan swasembada pangan di tingkat lokal.

Kegiatan ini berlangsung di Mako Polsek Pulau Laut Utara, tepatnya di Desa Stagen RT. 07, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru. Adapun Aipda Benthur Sihotang (BKTM Desa Stagen) turun langsung memimpin perawatan tanaman di lahan pekarangan Polsek.

Polsek memanfaatkan lahan seluas 30 m² untuk menanam berbagai komoditas pertanian, di antaranya:
– Terong
– Lombok (cabai)
– Bayam
– Laos (lengkuas)
– Tomat

Lahan ini merupakan bagian dari program Pekarangan Ketahanan Pangan Lestari (PKPL) Polsek Harkamtibmas Pulau Laut Utara, yang bertujuan menjadi percontohan bagi warga sekitar.

Kegiatan ini memiliki dua tujuan utama:
1. Mengajak warga memanfaatkan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan, sekalipun dengan lahan terbatas.
2. Memotivasi masyarakat agar lebih aktif mendukung program pemerintah dalam mencapai swasembada pangan dan meningkatkan perekonomian keluarga.

Kapolsek Pulau Laut Utara AKP Marjoko, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya nyata untuk mendorong kemandirian pangan. “Dengan menanam sendiri, masyarakat bisa mengurangi pengeluaran sekaligus menjaga ketahanan pangan keluarga,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi warga untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah, sekaligus mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri pangan.

#KetahananPangan #PolisiPeduli #SwasembadaPangan #AstaCitaPresiden

(Humas Polres Kotabaru).




Optimalisasi Tugas Bhabinkamtibmas: Kasat Binmas Polres Kotabaru Berikan Pembinaan Anggota

Polres Kotabaru Polda Kalsel _Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Kotabaru melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap sejumlah personel Bhabinkamtibmas yang dinilai belum optimal berdasarkan absensi dan evaluasi kinerja dalam kegiatan rutin serta pengisian aplikasi BOSV2. Kegiatan ini digelar pada Rabu (23/4/2025) pukul 09.00 WITA di Aula Sanika Satyawada Polres Kotabaru.

Kegiatan dihadiri oleh:
1. Kasat Binmas Polres Kotabaru, IPTU Mujiyanto, sebagai pemberi arahan.
2. Anggota Staf Binmas Polres Kotabaru.
3. 40 orang Bhabinkamtibmas yang mendapatkan surat panggilan pembinaan untuk optimalisasi dalam pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas

Dalam pembinaan tersebut, Kasat Binmas Polres Kotabaru memberikan pengarahan terkait:
1. Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Bhabinkamtibmas, untuk mempertegas peran dan tanggung jawab di lapangan.
2. Pentingnya Pengisian Aplikasi BOSV2, sebagai bentuk pertanggungjawaban dan evaluasi kinerja.
3. Dorongan untuk Lebih Aktif, agar personel Bhabinkamtibmas meningkatkan kinerja dalam pembinaan masyarakat dan pelaporan kegiatan.

Para Bhabinkamtibmas yang mengikuti pembinaan menyatakan kesanggupan untuk lebih giat melaksanakan tugas, termasuk memperbaiki kedisiplinan dalam pengisian aplikasi BOSV2.

Kegiatan berjalan lancar dan kondusif, berakhir pada pukul 10.00 WITA. Sat Binmas Polres Kotabaru berharap pembinaan ini dapat memotivasi personel untuk lebih optimal dalam menjalankan tugas sebagai garda terdepan keamanan dan ketertiban masyarakat.

#PolresKotabaru #SatBinmas #Bhabinkamtibmas #BOSV2 #PembinaanPersonel

*(Humas Polres Kotabaru)*